Karya Ilmiah Remaja_MTS_Negeri_Mendoyo
KARYA ILMIAH REMAJA
Ekstrakurikuler berbasis
Budaya islam dapat menambah
Pengetahuan tentang budaya infak
Di MTs Negeri Mendoyo
DEPARTEMEN AGAMA
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI MENDOYO
JEMBRANA BALI
2013
BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pengembangan
diri adalah kegiatan yang diarahkan untuk mengembangkan karakter peserta didik,
yang ditunjukkan untuk mengatasi persoalan dirinya. Persoalan di masyarakat, di
lingkungan sekitar dan persoalan masyarakat
Budaya islam adalah budaya yang
mendidik. Sesuai dengan kedudukan Allah SWT sebagai Rabb atau pencipta alam
semesta .kata Rabb ini juga yang menurunkan kata Tarbiyah atau pendidikan.
Seseorang yang sudah melalui proses pendidikan, baik langsung maupun tidak
langsung, sudah seharusnya menjadi orang yang lebih baik daripada sebelumnya.
Ibadah orang itu seharusnya bertambah baik kualitasnya dan banyak kuantitasnya,
bertambah ilmunya dan bertambah pula amalnya. Sehingga ,dia pun bisa naik
derajat di mata allah
Infak ialah
memberikan suatu barang kepada orang lain yg membutuhkan dengan niat ikhlas
karena allah SWT. Islam mengajak manusia untuk peduli terhadap sesama. terutama
pada kondisi disaat kemiskinan semakin meningkat, sementara kesadaran manusia
untuk berbagi semakin menurun. Salah satu kontribusi yang dapat dilakukan untuk
mengatasi masalah tersebut adalah dengan gemar bersedekah.
Mengingat
banyaknya manfaat sedekah, maka islam sangat menganjurkan umat islam untuk
bersedekah sesuai kemampuannya masing-masing dimana allah berfirman
#
ø-£|Ás?ur
!$uZøn=tã
( ¨bÎ)
©!Ìøgs$# úüÏ%Ïd|ÁtFßJø9$#
ÇÑÑÈ
Artinya:
‘’Dan
bersedekahlah kepada Kami, Sesungguhnya Allah memberi Balasan kepada
orang-orang yang bersedekah".
Sedekah dapat berupa uang, makanan,
pakaian dan benda lain. Bahkan, senyum yang yang kita berikan kepada orang lain
termasuk sedekah.
Rasulullah bersabda:
‘‘janganlah
asekali-kali engkau meremehkan suatu kebaikan walaupun hanya sekedar menyambut
kedatangan temanmu dengan wajah {senyum} yang manis’’ { H.R. Muslim}
Sedekah merupakan amal saleh yang tidak
akan terputus pahalanya, seperti sabda rasullah SAW:
‘‘Apabila
anak cucu adam meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya, kecuali tiga
perkara, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang
mendoakan kedua orang tuanya’’ {H.R. Muslim}
Orang yang telah mengeluarkan sedekah
harus benar-benar ikhlas. Sedekah akan sia-sia apabila dilakukan dengan rasa
ria atau mengharap pengakuan dan pujian dari penerima sedekah , sebab hal itu
akan menyebabkan pahala sedehkahnya hilang dan tidak di terima oleh allah SWT.
1.2 Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian
ini adalah :
- Apakah penerapan pengembangan diri berbasis budaya islam berpengaruh dalam
menambah pengetahuan serta
menumbuhkan rasa cinta dan bangga generasi muda pada budaya infak?
- Apakah penerapan pengembangan diri berbasis budaya islam dapat meningkatkan
Prestasi dan partisipasi generasi
muda dalam upaya melestarikan budaya infak?
- Apakah penerapan pengembangan diri berbasis budaya islam bermanfaat bagi
generasi muda?
1.3 Batasan
Masalah
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi yang
mengikuti kegiatan pengembangan diri berbasis budaya islam di MTs Negeri
Mendoyo.
1.4 Tujuan
Penelitian
Adapun tujuan yang inin dicapai dalam penelitian ini adalah :
1.
Untuk mengkaji pengaruh penerapan pengembangan diri
berbasis budaya islam
dalam menambah pengetahuan serta
menumbuhkan rasa cinta dan bangga siswa pada budaya infak.
2.
Untuk mengkaji pengaruh penerapan pengembangan diri
berbasis budaya islam dalam peningkatan partisipasi dan prestasi siswa sebagai
upaya melestarikan budaya infak di linhkungan masyarakat.
3.
Untuk mengkaji
pengaruh penerapan pengembangan diri berbasis budaya islam dalam kehidupan
siswa
1.5 Manfaat
Penelitian
Hasil penelitian ini dapat memberi manfaat antara lain :
1.
Sebagai suatu langkah proaktif dalam memperkenalkan
budaya islam pada
generasi muda. Sehingga dapat
menumbuhkan rasa cinta, dan bangga pada budaya infak.
2.
Sebagai informasi ilmiah tentang pengaruh penerapan
pengembangan diri
berbasis budaya islam dalam
peningkatan partisipasi siswa sebagai upaya melestarikan budaya infak.
3.
Sebagai informasi ilmiah tentang manfaat penerapan
pengembangan diri
berbasis budaya islam dalam
kehidupan siswa
4.
Sebagai informasi ilmiah tentang pentingnya memasukkan
budaya islam dan
infak dalam kurikulum sekolah.
BAB II. TINJAUAN
PUSTAKA
2.1 Islam
Islam itu berarti penyerahan
sepenuh hati kepada kehendak allah SWT,
maka buadaya islami adalah buadaya yang seharusnya membuat seseorang
menyerahkan keseluruhan hidup dan matinya hanya kepada Allah SWT. Islam itu
sangat indah bagi sebagian umat. Dalam doa iftitah
dijelaskan inna shalati wannusuki
wamahyaya wamamati lillahirobbil
‘alamin { sesungguhnya sholatku , pengabdianku, dan kematianku hanya untuk
mengabdi pada Rabb semesta alam }. Sehingga dapat kita simpulkan, budaya apapun yang
merusak dan melemahkan pengabdian dan penghambaan
kepada Allah SWT sebagai budaya yang
tidak islami atau budaya jahiliyah
2.1.1 Budaya Islam
Budaya islam adalah budaya yang
mendidik. Sesuai dengan kedudukan Allah SWT sebagai Rabb atau pencipta alam
semesta . kata Rabb ini juga yang
menurunkan kata Tarbiyah atau pendidikan.
Seseorang yang sudah melalui
proses pendidikan, baik langsung maupun tidak
langsung, sudah seharusnya
menjadi orang yang
lebih baik daripada sebelumnya. Ibadah orang itu seharusnya bertambah baik kualitasnya
dan banyak kuantitasnya, bertambah ilmunya dan bertambah pula amalnya.
Sehingga , dia pun bisa naik
derajat di mata
Allah swt
2.1.2 Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah
kegiatan yang dilakukan siswa sekolah di luar jam pelajaran kurikulum standar. Kegiatan –kegiatan ini pada
setiap jenjang pendidikan dari sekolah dasar
sampai universitas. Kegiatan pengembangan diri ditunjukkan agar siswa dapat
mengembangkan kepribadian, bakat, kemampuan, di berbagai bidang di luar
akademik .kegiatan ini diadakan
secara swadaya dari pihak sekolah maupun
siswa siswi sendiri untuk merintis kegiatan diluar jam pelajaran sekolah.
Kegiatan pengembangan diri ini aendiri dapat berbentuk kegiatan pada seni,
olahraga, pengembangan kepribadian dan kegiatan lain yang bersifat positif.
Kegiatan ini menjadi
salah satu unsur penting dalam membangun
kepribadian murid. seperti yang tersebut dalam tujuan
pelaksanaan pengembangan diri di sekolah
menurut Dirktorat Pendidikan Menengah Kejuruan sebagai berikut:
1.
Kegiatan pengembangan diri harus meningkatkan kemampuan
siswa beraspek kognitif, afektif, dan psikomotor
2.
Mengembangkan bakat dan minat siswa dalam upaya
pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia seutuhnya yang positif
3.
Dapat mengetahui, mengenal serta membedakan antara
hubungan satu pelajaran dengan pelajaran lainnya
Pengembangan diri memiliki fungsi antara
lain :
a.
Melatih atau mengasah kemampuan dan kreativitas peserta
didik sesuai dengan potensi dan bakat.
b.
Rekreatif yaitu kegiatan pengembangan diri untuk
mengembangkan potensi peserta didik untuk menuju proses perkembangan dan
kesiapan karir peserta didik
2.1.3 Infak
Infak
ialah memberikan suatu barang kepada orang
lain yg membutuhkan
dengan niat ikhlas karena
Allah SWT. Islam mengajak
manusia untuk peduli terhadap sesama. Terutama pada kondisi
disaat kemiskinan semakin meningkat, sementara kesadaran manusia untuk berbagi
semakin menurun. Salah satu
kontribusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi
masalah tersebut adalah dengan
gemar bersedekah.
Mengingat banyaknya manfaat sedekah, maka islam
sangat menganjurkan umat islam untuk
bersedekah sesuai kemampuannya masing-masing dimana allah berfirman:
#
ø-£|Ás?ur
!$uZøn=tã
( ¨bÎ)
©!$#
Ìøgs
úüÏ%Ïd|ÁtFßJø9$#
ÇÑÑÈ
Artinya:
‘’Dan
bersedekahlah kepada Kami, Sesungguhnya Allah memberi Balasan kepada
orang-orang yang bersedekah".
Sedekah dapat berupa uang, makanan,
pakaian dan benda lain. Bahkan, senyum yang yang kita berikan kepada orang lain
termasuk sedekah.
Rasulullah bersabda:
‘‘janganlah
asekali-kali engkau meremehkan suatu kebaikan walaupun hanya sekedar menyambut
kedatangan temanmu dengan wajah {senyum} yang manis’’ { H.R. Muslim}
Sedekah merupakan amal saleh yang tidak
akan terputus pahalanya, seperti sabda rasullah SAW:
‘‘Apabila
anak cucu adam meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya, kecuali tiga
perkara, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang
mendoakan kedua orang tuanya’’ {H.R. Muslim}
Orang yang telah mengeluarkan sedekah
harus benar-benar ikhlas. Sedekah akan sia-sia apabila dilakukan dengan rasa
ria atau mengharap pengakuan dan pujian dari penerima sedekah , sebab hal itu
akan menyebabkan pahala sedehkahnya hilang dan tidak di terima oleh allah SWT.
Dalam kurikulum MTs
Negeri Mendoyo, pendidikan
yang berbasis pengetahuan
tentang budaya infak dan budaya islam diintregasikan kedalam :
a. Kegiatan jumat amal yang dilakukan
seminggu sekali di MTs N Mendoyo, yang bermaksud melatih dan mengenalkan kepada
siswa siswi tentang budaya
infak
b. Pengembangan diri dalam bentuk
kegiatan ekstrakulikuler musik seperti marawis, qasidah.
BAB III. HASIL DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan penelitian
yang telah dilakukan di MTs Negeri Mendoyo dari tanggal ……………2012 dengan
mengambil sample sebanyak 10 siswa peserta pengembangan diri berbasis budaya
islam dan data pendukung berupaa hasil wawancara dengan guru Pembina
pengembangan diri tersebut, diperoleh data yang selanjutnya di bahas sebagai
berikut :
3.1 Data
dan Analisi Data Hasil Penelitian
3.11 Pengaruh penerapan
pengembangan diri dalam
menambah pengetahuan serta
menumbuhkan rasa cinta dan bangga
generasi muda pada budaya infak.
Ekstrakurikuler berbasis
Budaya islam dapat menambah
Pengetahuan tentang budaya infak
0%
Tidak
100% Tidak tahu
Gambar
3.1 Diagram analisis data 1’’ Ekstrakulikuler berbasis
Budaya
islam dapat menambah pengetahuan tentang budaya infak’’
Berdasarkan hasil penelitian
didapatkan data bahwa
10 siswa yang digunakan
sebagai sempel atau 100%
dari sempel memberi jawaban
bahwa dengan mengikuti ekstrakulikuler berbasis budaya
infak khususnya yang diterapkan di MTs N Mendoyo
Dapat menambah pengetahuan generasi muda tentang budaya
infak
Ekstrakurikuler berbasis Budaya islam dapat
Menambah rasa cinta dan bangga
Pada budaya infak
0%
Ya
Tidak
100% Tidak tah
Gambar 3.2 Diagram
analisis data ‘‘Ekstrakulikuler berbasis budaya islam dapat
Menambah rasa cinta
dan bangga pada budaya infak
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa 100% dari sample
memberikan jawaban dengan mengikuti
kegatan ekstrakulikuler berbasis
budaya islam dapat menumbuhkan rasa cinta dan bangga generasi
muda pada budaya infak.
3.1.2 Pengaruh penerapan ekstrakulikuler dalam meningkatkan
partisipasi generasi muda
dalam upaya
melestarikan budaya infak
Intensitas partisipasi siswa dalam
Kegiatan seni budaya islam
17%
Jarang
Gambar 3.3 Diagram
analisi data ‘‘Intensitas partisipasi siswa dalam
Kegiatan infak dan
menampilkan budaya islam’’.
Berdasarkan data hasil penelitian diketahui
bahwa 50% siswa sering mengikuti atau berpatisipasi dalam pementasan atau
kegiatan untuk menampilkan seni budaya islam dan budaya infak, 33% siswa jarang
dan 17% siswa tidak pernah perpastisipasi dalam pementasan atau kegiatan
menampilkan seni budaya islam.
Keinginan melestarikan budaya infak
Dan budaya islam
0%
Ya
Tidak
Tidak tahu
Gambar 3.4 Diagram
analisi data ‘‘Keinginan melestarikan sei budaya islam
Dan budaya infak’’
Berdasarkan data diatas diketahui
bahwa 100% dari sampel mengatakan ingin melestarikan seni budaya islam dan
budaya infak .keinginan untuk melestarikan budaya infak dengan tetap
mempelajari, mengembangkan serta mengimplementasikannya dalam kehidupan
sehari-hari.
3.1.3 Manfaat mengikuti
ekstrakulikuler berbasis budaya islam dan infak terhadap
Kehidupan generasi muda.
Berdasarkan data hasil penelitian, diketahui bahwa dengan
mengikuti kegiatan ekstrakulikuler berbasis budaya islam siswa memperoleh
manfaat dalam kehidupan sehari-harinya baik di lingkungan sekolah , di rumah
maupun dalam kehidupan sosialnya di masyarakat.
3.2 Pembahasan
Dari data dan
analisis data hasil penelitian diatas dapat diketahui melalui penerapan
kegiatan ekstrakulikuler berbasis budaya
islam dan infak
khusunya yang diterapkan di MTs Negeri
Mendoyo yaitu ekstrakulikuler marawis, qasidah dapat
menambah pengetahuan
khususnya generasi muda
tentang budaya slam d an
infak. Pengetahuan yang
a. Melalui
ekstrakulikuler musik, siswa mendapat pengetahuan tentang jenis-
Musik sebagai hiburan
Marawis pertunjukan hiburan
Kaligrafi yaitu cara menulis
al-Qur’an dengan baik
Tentang seni budaya islam dapat
meningkatkan ketertarikannya untu mempelajari bertambahnya minat dan
ketertarikan siswa untu belajar tentang seni budaya islam.
Berdasarkan hasil penelitian
diketahui bahwa dengan mengikuti kegiatan pada budaya islam . Dengan rasa cinta
dan bangga pada budaya islam. Untuk dapat melestarikan seni budaya islam .
Contoh sederhana siswa melestarikan berpartisipasi dalam setiap pementasan atau
kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan buaya islam diketahui bahwa 50% dari
siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler dalam menampilan kegiatan yang
menampilkan seni budaya islam.
Mau belajar seni budaya islam
karena generasi muda sebagai penggerak kemampuan dan keterampilannya maupun
tenaganya untuk menjaga tegaknya seni budaya islam. Generasi muda diberi peran tanggung jawab yang akan
melestarikan dan memberi dampak yang positif
Selain dmpak positif diatas,
mengikuti kegiatan ekstrakulikuler meningkatkan rasa percaya diri dalam
kehidupan sehari-hari karena sebagai contoh nyaata partisipasi siswa dalam
kegiatan-kegiatan yang menunjukkan seni budaya islam di masyarakat. Hal ini
akan menjadi kebanggaan membawa manfaat siswa dapat menulis ayat-ayat al-Qur’an
dalam bentuk seni yang disebut kaligrafi.oleh karena itu ekstrakulikuler
berbasis budaya islam efektif dalam meningkatkan partisipasi generasi muda
untuk melestarikan seni budaya islam.
BAB IV. KESIMPULAN
4.1 KESIMPULAN
1.
Penerapan ekstrakulikuler berbasis budaya islam
berpengaruh dalam menambah
Pengetahuan
serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga generasi muda pada budaya islam .
2.
Penerapan ekstrakulikuler berbasis budaya islam dapat
meningkatkan partisipasi
generasi muda
dalam upaya melestarikan seni budaya islam.
3.
Peneaan ekstrakulikuler berbasis budaya islam
bermanfaat bagi generasi muda dalam kehidupan sehari-hari
4.2 SARAN
1.
Sekolah lebih proaktif dalam mengembangkan ekstrakulikuler
berbasis budaya islam
2.
kegiatan ekstrakulikuler berbasis budaya islam
hendaknya dikemas lebih menarik sihingga siswa lebih banyak tertarik
mengikutinya
3.
Sekolah diharapkan lebih sering menggelar ajang-ajang
pagelaran seni budaya islam untuk menampilkan hasil kegiatan ekstrakulikuler
siswa.
Komentar
Posting Komentar